Assalamualaikum!

Selasa, 14 Mei 2013

Amalan baca al-Quran bantu rawat masalah emosi

Kitab suci mukjizat teragung perkukuh kekuatan dalaman, berikan ketenangan jiwa KEHIDUPAN di dunia ini sentiasa silih berganti antara kebahagiaan dan penderitaan.

Ketika ditimpa kesusahan, jiwa menjadi gelisah dan murung kerana memikirkan permasalahan dihadapi. Kata Ibnu Mas’ud, bagi setiap kegembiraan ada kesedihan dan tidak ada satu tempat pun yang dipenuhi kesenangan kecuali tempat itu juga diisi oleh kesedihan. Biasanya kita akan berehat atau melakukan sesuatu aktiviti bagi mengatasi masalah emosi. Sebenarnya ubat paling mujarab ialah membaca al-Quran, iaitu amalan yang semakin ditinggalkan kecuali apabila tiba Ramadan.

Selain mendapat pahala, membaca al-Quran adalah mukjizat agung dalam membaik pulih kegelisahan jiwa dan mengatasi kemurungan hidup. Allah berfirman bermaksud: “Dan Kami turunkan dengan beransur-ansur dari al-Quran ayat suci yang menjadi ubat penawar dan rahmat bagi orang yang beriman kepadanya.” (Surah al-Israa’: 82). Firman Allah lagi bermaksud: “Wahai manusia, telah datang kepada kamu al-Quran yang menjadi pengajaran daripada Tuhanmu dan penyembuhan bagi penyakit yang ada dalam dadamu (jiwa) dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (Surah Yunus: 57). Membaca al-Quran selain satu ibadat, juga boleh menjadi ubat atau terapi mengubati jiwa yang gelisah, gundah atau ketika fikiran berserabut.

Diriwayatkan, ada seorang lelaki datang menemui Abdullah bin Mas’ud untuk meminta nasihatnya kerana lelaki itu sedang berserabut dan jiwanya resah gelisah. Abdullah kemudian menasihatkan lelaki itu: “Pergilah kamu ke tempat orang yang membaca al-Quran dan mendengar baik-baik orang membacanya. Kamu juga boleh membacanya sendiri.” Selepas itu, lelaki berkenaan pulang dan mengamalkan pembacaan al-Quran seperti dinasihatkan Abdullah bin Mas’ud. Lelaki itu berasa jiwanya cukup tenang dan amat tenteram. Fikirannya tidak lagi berserabut memikirkan masalah dunia.

Sebenarnya bukan lelaki itu saja membaca al-Quran berasa tenang dan aman, tetapi semua orang yang membacanya dengan hati khusyuk ditambah pula memahami akan maknanya akan mampu merasai kemanisan iman. Begitulah hebatnya mukjizat al-Quran. Membaca al-Quran adalah satu cara mengingati Allah. Orang yang sentiasa mengingati Allah dalam apa situasi sudah pasti jiwa berada dalam keamanan dan tenteram. Firman Allah bermaksud: “Orang yang beriman itu akan menjadi tenteram hati mereka. Ingatlah dengan mengingati Allah itu hati akan menjadi tenteram.” (Surah Ar-Ra’d: 28).

Oleh itu, jadikan membaca al-Quran sebagai gaya hidup dan jangan membacanya tatkala ditimpa masalah saja. Kesungguhan membaca al-Quran akan memantapkan rohani dan menjernihkan hati. Ingatlah Allah pada waktu lapang, tentu Allah akan ingat dan bantu kita ketika susah. Allah membekalkan mukjizat teragung al-Quran sebagai rahmat dan mereka yang membaca atau mendengar bacaan ayat suci itu akan diberikan Allah kekuatan dalaman.

Amalan membaca al-Quran diakui metodologi sempurna dalam mengubat penyakit jiwa atau psikoterapi. Segala gangguan jiwa seperti kemurungan, fikiran berserabut dan cepat panik dapat diatasi dengan membaca al-Quran. Lebih lama kita membacanya, jiwa menjadi semakin aman tenteram. Inilah rahmat kurniaan Allah.

Antara bacaan ayat al-Quran yang dijadikan sebagai penyembuh jiwa ialah surah Yasin. Syeikh Mohd Alawi Al-Malik mengatakan, surah Yasin banyak kelebihannya kerana menurut Rasulullah, surah Yasin adalah hati al-Quran. Sahabat Rasulullah, Abu Hurairah ada berpesan: “Sesungguhnya akan lapanglah penghuni rumah yang dibaca di dalamnya al-Quran dan akan banyaklah kebajikan dalam rumah itu dan akan datanglah para malaikat ke rumah itu dan akan keluarlah syaitan daripadanya. Sebaliknya, rumah yang tidak dibaca di dalamnya al-Quran, akan mendatangkan kesempitan kepada penghuninya. Di samping itu, kebajikan akan berkurangan, para malaikat akan keluar dan syaitan akan memasuki rumah itu.”

Membina kehidupan bahagia menjadi impian semua. Justeru, satu cara terbaik memantap jiwa dan hati menghadapi masalah hidup ialah dengan memperbanyakkan bacaan al-Quran Oleh Mohd Rizal Azman Rifin Sumber: http://epondok.wordpress.com/

Isnin, 13 Mei 2013

Terapi Penyakit dengan Ayat Suci Alquran Serta Kekuasaan ALLAH SWT


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …Banyak Kandungan Isi dari ayat Al Qur’an yang mengisyaratkan tentang pengobatan karena Al Qur’an itu sendiri diturunkan sebagai penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang mukmin .
QS. Al Isra (17) : 82 :” Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min”.
Menurut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al Qur’an yaitu ” Asy S yifa ‘ ” yang artinya secara Terminologi adalah Obat Penyembuh.
QS. Yunus (10) : 57 : ” Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”.
Di samping Al Qur’an mengisyaratkan tentang pengobatan juga menceritakan tentang keindahan alam semesta yang dapat kita jadikan sebagai sumber dari pembuat obat-obatan.
QS. An-Nahl (16) : 11 : ” Dia menumbuhkan tanaman-tanaman untuk mu, seperti zaitun, korma, anggur dan buah-buahan lain selengkapnya, sesungguhnya pada hal-hal yang demikian terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan”.
QS. An-Nahl (16) : 69 : ” Dan makanlah oleh kamu bermacam-macam sari buah-buahan, serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan tuhanmu dengan lancar. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya dijadikan sebagai obat untuk manusia Di alamnya terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan”.
( Q.S. An-Nisaa : 48 )”Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari ( syirik ) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
( QS. 22 : 38 )” Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang Berkhianat dan Tidak Berterima Kasih “.
Penyembuhan Dengan Mengaktifkan Energi / Gelombang Illahiah:
Membaca Surat Al Fatihah
Selalu Memohon petunjuk kepada Allah SWT, Masalah Penyakit yang diderita pasien dan cara mengobatinya.
Kemudian mohon agar diberi (oleh Allah) energi penyembuhan Nur Syifa’, untuk Penyembuhan serta memohon perlindungan-NYA.
Energi Illahiah ditujukan ke tubuh pasien dengan menyentuh punggung ataupun tempat yang sakit dengan memohon pada Allah agar si pasien pulih dari penderitaatn dan di angkat segala penyakitnya.
Selanjutnya membaca surat al Ikhlas sebanyak 3 kali, al Falaq 1 kali, an Naas 1 kali, ayat Qursy 1kali, dan mengaktifkan energi Ilahiyah dalam diri si pasien.
Pasien diminta untuk Ikut berdoa dan memohon kesembuhan dirinya.
Dengan bangkitnya energi Ilahiyah yang tersembunyi di diri pasien, dengan terasanya getaran anggota tubuh pasien, maka pasien diminta untuk menyebarkan energi tersembunyi tersebut keseluruh tubuhnya guna mengusir penyakit dan rasa sakit yang diderita. Proses penyembuhan bertambah cepat dengan aktifnya energi tersembunyi pada diri si pasien.
Surat al Waqi’ah dibaca dengan permohonan agar Allah menurunkan rahmat dan hidayah-NYA, mengangkat semua penyakit dari tubuh pasien.
.
Visualisasi Pada Peredaran darah lebih di perlancar,
Pasien dituntun dengan arah sugesti untuk ikut serta mempercepat proses kesembuhan, perubahan program dalam sel-sel dan peredaran darah di tubuh pasien agar di Visualisasi untuk Pulih dan Sembuh seprti Layaknya Manusia Sehat Wal afiat.
Berharap Pasien Untuk Menghirup Napas Panjang tapi pelan dengan tujuan memenuhi suplai oksigen pada Paru-paru dan Jantung Memompa peredaran darah ke organ tubuh yang lemah serta rasa sakit yang dirasakan, agar fungsi organ tersebut normal dan pulih kembali seperti semula
Dengan memaksimalkan suplai oksigen, maka organ tubuh pulih dengan cepat, pasien langsung merasakan tubuh terasa segar dan bertambah kuat. Hipertensi turun dengan cepat menjadi normal, Ginjal dengan cepat recovery - membaik, menyaring darah, membuang penyakit dan membuang kelebihan gula dalam darah, dll.
Bagi yang menderita diabetes, kadar gula dalam darah dengan cepat menurun hingga normal setelah beberapa kali terapi.
Dengan jantung yang kuat, maka sumbatan-sumbatan dan penyempitan dalam peredaran darah terbuka alami dan lancar, otomatis asam urat akan ikut ternetralisir oleh energy Ilahiah., proses bio energy dalam tubuh akan berlangsung sempurna, sehingga penyakit rematik secara berangsur-angsur lenyap.
Pengapuran ditulang berguguran , lenyap dan kembali normal. Visualisasi Pembuangan racun / radikal bebas keluar
Segala macam penyebab penyakit akan musnah dengan aktifnya energy Ilahiah Ini.
Seperti Kuman, Bakteri , Virus , Amoeba dan radikal bebas yang tidak terdeteksi oleh Medis.
Dengan Memberi Perintah Pasien agar mem-Visualisasi / Sugesti , untuk meningkatkan
Imunitas di Tubuh Meningkat Perlahan hingga Merasa Pulih /terbebas dari Penyakit.
Dengan terus membaca surat al Fatihah, proses dilanjutkan, otot-otot dan urat-urat di seluruh tubuh di aktifkan agar menjadi kuat, syaraf-syaraf motorik dipacu agar lebih aktif, sumsum tulang belakang fungsi kerjanya di maksimalkan, neuron dalam otak di aktifkan, ditingkatkan kecepatannya, sehingga ingatan membaik, yang tadinya terlupa menjadi teringat kembali, dengan meningkatnya unjuk kerja otak maka timbul semangat dan vitalitas baru.
Berbagai fungsi di dalam tubuh di perbaiki hingga berbagai symptom penyakit lenyap dan tubuh menjadi lebih enak. Dengan tubuh yang sehat, maka akan timbul rasa bahagia karena bangun dipagi hari tanpa rasa sakit yang menganggu, aktivitas rutin terasa lebih menyenangkan dan hari-hari terasa menjadi begitu indah.
Terapi ditutup dengan berdoa, mensyukuri bahwa telah diberi jalan menuju kesembuhan, dan harapan baru dimasa yang akan datang yang penuh Rahmat dan Hidayah Allah.
Al-hamdulillah hirrobbil Alamin……. 3x.
Allah itu Maha Menyaksikan setiap kejadian dan kehidupan Manusia, termasuk segala kesulitan yang dihadapi hamba-NYA. Dan DIA selalu berkenan membantu siapa saja yang meminta bantuannya. Allah berada dalam diri orang2 yang beriman. Allah dekat lebih dekat dari urat nadi di leher. Allah selalu mengabulkan doa2 orang2 yang Taqwa.
Yaa Allah ampuni Kami atas segala dosa2, kesalahan dan kekhilapan Kami, karena ENGKAU menjanjikan ampunan kepada seluruh pendosa, oleh karena itu Kami berani mengajukan permohonan ampunan dan maaf. Yaa Allah tolong jangan ENGKAU kecewakan Kami yang penuh harap memohon keridhoan-MU
Perintah Konsultasi kepada Ahlinya :
Adalah metode untuk meningkatkan ke-imanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Wahai orang-orang yang ber-iman, ber-taqwalah kepada Allah dan carilah jalan untuk mendekat kepadaNya “. (QS. Al-Maidah:35).
” Maka bertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai keahlian jika kamu tidak mengetahui “. ( QS. An-Nahl: 43 )
” Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya ( profesinya ) “. ( QS. Al Isra : 84 )
Nabi Saw bersabda: ” Obat segala kesulitan adalah bertanya ( konsultasi ) “.
Perlunya Ikhtiar Menanggulangi Penyakit :
Berbagai penyakit mendera, mulai dari flu, pilek, sakit kepala, maag, asma, darah tinggi, diabetes, sakit jantung, tumor, kista, myoma, kanker hingga gagal ginjal. Telah dilakukan pengobatan ke berbagai tempat pengobatan, kadang berhasil kadang gagal sehingga menyebabkan penderitaan berkepanjangan.
Memperoleh informasi penyakit yang terpercaya, tempat pengobatan yang efektif, serta melenyapkan ketegangan, stress dan depresi agar kembali bergairah menjalani kehidupan,pola hidup sehat, tenang, tenteram dan sejahtera.
” Menggunakan Pemahaman Ayat dan Firman pada Al-Qur’an “
( QS. 10 : 57 ) ” Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman “.
“ HIDUP MANUSIA TAK AKAN LEPAS DARI BERBAGAI UJIAN DAN COBAAN DARI ALLAH SWT“
“ JAGALAH KESEHATAN INI , KARENA SEHAT ITU MAHAL NILAINYA..”
Barakallahufikum ….
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …
~ o ~

Jumaat, 3 Mei 2013

Manfaat Membaca Al-Quran Untuk Kesihatan Rohani Dan Jasmani


“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alqur’an dan mengajarkannya.”
(HR Bukhori)
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah (masjid) Allah, mereka membaca Alqur’an dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketentraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat menaungi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka pada makhluk yang ada di sisi-Nya”.
(HR. Muslim)
Syaikh Ibrahim bin Ismail dalam karyanya Ta’lim al Muta’alim halaman 41, sebuah kitab yang mengupas tata krama mencari ilmu berkata,

“Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya:
1. menyedikitkan makan,
2.membiasakan melaksanakan ibadah salat malam
3.membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf”.
Selanjutnya ia berkata, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alqur’an”.
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat,
berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya.
Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda.
Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya.
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston.
Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.
Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an.
Alquran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi.
Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Alquran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Islamic News: Hasil riset Universitas Al Azhar
bahwa membaca Al Qur'an dapat meningkatkan kinerja otak & mempertajam ingatan sampai dengan 80% karena ada 3 aktivitas yang baik bagi otak yaitu melihat, mendengar & membaca. waktu yang bagus untuk membaca Al Qur'an adalah setelah shalat terutama shubuh & maghrib. pada kedua waktu tersebut, otak dalam keadaan refresh karena pergantian waktu dari terang ke gelap & dari gelap ke terang

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”
(Q.S.Al ‘Araf/ 7: 204).
Atau juga, “Dan Kami telah menurunkan dari Alquran, suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”
(Q.S.17:82).
Atau, “Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram”
(QS. Ar Ra’d/13: 28)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Islam dari segi Ajaran, Ibadah, Larangan, Perintah, Kitab Suci Al-Qur'an dan yang lainnya bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. 4 An-Nisaa':82)

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”(Qs.3 Ali Imran:85.)


MASIHKAH KITA MALAS MEMBACA AL QUR'AN SETELAH TAHU BANYAK SEKALI MANFAATNYA?

Ahad, 28 April 2013

"Bye kawan..." Kisah mata ketiga

Malam tadi saya menziarahi makcik dan pakcik saya di kampung Stapok. Sudah lama saya tidak menziarahi mereka. Kampung Stapok ini terletak kira-kira 30 minit dari bandaraya Kuching. Semenjak nenek dan datuk meninggal dunia, rumah pusaka ini menjadi sunyi. Ia hanya akan meriah ketika sambutan Aidilfitri dan raya korban sahaja.

Saya sangat suka kampung ini. Suasana kampungnya masih terpelihara dan masih terdapat hutan di depan pusaka nenek. Angin segar yang bertiup dari arah hutan ini menyegarkan segala urat nadi saya ketika berehat-rehat di luar rumah. Kalau stres dan letih bekerja, saya akan ke sini untuk merehatkan minda dan badan saya. Sangat menenangkan.

Perbualan saya dengan pakcik saya yang mesra dipanggil uncle Salleh bermula dengan cerita berkisarkan PRU 13 dan politik semasa. Uncle Salleh gemar mendengar cerita dari saya kerana saya sering membawa info terbaru mengenai parti kegemarannya. Isteri beliau auntie Nani pula menghidangkan saya secawan kopi untuk dinikmati bersama sambil bersembang. Sempat juga saya menunjukkan kepada uncle Salleh video TGNA sembahyang Jumaat di masjid Putrajaya. Perbualan semakin rancak dan panas.

Sembang punya sembang, beralih pula ke topik misteri. Auntie Nani bercerita tentang salah seorang anak sepupu saya yang dalam jagaannya. Anak sepupu saya ini berusia 3 tahun, perempuan dan dalam jagaan auntie Nani ketika ibu bapanya keluar bekerja. Keanehan bermula apabila Baby (bukan) nama sebenar sering bercakap seorang diri. Apa yang lebih pelik, Baby sering bersembunyi atau bermain di tempat-tempat yang tersorok seperti belakang pintu, bawah meja dan lain-lain. Pada ketika ini auntie Nani akan melihat Baby seperti bermain dengan 'seseorang', ketawa sendirian dan bercakap seorang diri. Pernah sekali ketika hendak pulang ketika diambil ibunya, Baby menoleh ke belakang sambil melambaikan tangan ke suatu arah sambil berkata " Bye kawan...". Padahal tiada sesiapa pun di situ.

Pada mulanya perkara ini tidak diendahkan. Sehinggalah satu hari ketika auntie Nani sedang menyediakan makan tengahari, hari mendung dan berangin kuat seperti hendak hujan. Suasana agak menyerankan kerana langit gelap. Tiba-tiba Baby menuju ke dapur.

Auntie Nani : Ada apa Baby?

Baby : Nek (panggilan mesra auntie Nani). Ada orang kat situ. (sambil menunjukkan ke arah pintu utama rumah).

Auntie Nani melihat ke pintu tersebut. Takde apa-apa pun...

Auntie Nani : Siapa cu? Takde orang pun.?

Baby : Perempuan. Kenapa muka dia buruk nek?

Berderau darah auntie Nani. Tanpa melengahkan masa, auntie Nani terus meninggalkan dapur dan membawa Baby ke rumah saudara kami sebelah rumah.

Semenjak peristiwa tersebut, ibu bapa Baby dan auntie Nani membawa Baby berubat dengan seorang ustaz di Masjid Perumahan Batu Kawa. Saya kenal dengan ustaz tersebut. Beliau ahli Ismak Rqyah. Setelah dirawat, Baby tidak lagi kelihatan bermain dan bercakap seorang diri.

Mengenangkan cerita ini agak menarik, saya memuatkan cerita ini dalam blog. Uncle Salleh juga bertanya kepada saya seputar tentang alam jin dan kaedah rawatan Islam yang benar. Saya menjawab dengan hikmah sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman saya. Di samping itu saya juga berkongsi tips dengan mereka bagaiman untuk menjaga diri daripada gangguan jin.

Perbualan kami membawa hingga ke larut malam. Saya meminta diri untuk pulang kerana hari semakin lewat.  Semasa dalam kereta, jalan kampung Stapok yang melalui hutan yang gelap agak mencabar keberanian saya. Jalanraya ini pernah menyaksikan kehadiran pontianak, hantu bangkit dan hantu tinggi, yang disaksikan hidup-hidup oleh ahli keluarga saya sendiri. Saya enggan melayan perasaan sambil mulut terus berzikir sehingga sampai ke jalanraya yang lebih terang.

Wallahu 'alam...


Khamis, 28 Februari 2013

Tempahan Morhabshi...

Kepada yang ingin menempah minyak Morhabshi di sekitar Kuching, boleh hubungi saya di talian 0168576778. Sebotol RM12.

Jumaat, 4 Januari 2013

Syukur dengan nikmat yang sedikit..

Ada ulama mengatakan, jika tidak bersyukur dengan nikmat yang sedikit,kemungkinan Allah akan menangguhkan nikmat yang besar ke atas dirinya. Kata-kata ulama ini amat menyentuh hati saya. Jika dihitung nikmat yang diberi nescaya sukarlah untuk saya menghitung dan mensyukurinya.
  Bermuhasabah sambil memqndu ke pejabat pagi semalam membawa saya ke daerah mengenang nikmat yang telah ada pada diri saya sekarang. Pekerjaan yang baik, isteri yang cantik dan baik hati, anak yang comel dan sihat, kesihatan tubuh badan telah menginsafkan diri saya di tengah-tengah kesesakan jalanraya bandaraya Kuching pagi semalam. Saya cuba membangkitkan energi syukur dengan menzahirkan terima kasih saya kepada Allah dengan melafazkan kalimah hamdalah dan tasbih, namun saya yakin itu mungkin tidak cukup untuk membalas kembali nikmat yang Allah berikan kepada saya.Lalu saya berfikir, apakah cara terbaik untuk saya menzahirkan rada syukur saya itu?

Lalu, seperti diberi ilham, saya mendapati cara terbaik ialah dengan memperbaiki diri, meningkatkan amal ibadah dan menebarkan kebaikan dan keindahan Islam di kalangan makhluk Allah. Itu yang terbaik menurut hemat saya.

Bersyukurlah, nescaya anda akan bahagia...


Isnin, 24 Disember 2012

Makna Kehidupan...

Seminggu lagi kita akan melangkah ke tahun baru 2013. Seperti biasa, ramai yang akan cuba memasang azam baru untuk tahun depan. Ada yang berazam nak berhenti merokok, ada yang nak berdiet, ada yang nak sambung belajar, berkahwin, buka bisnes baru dan seribu satu macam azam. Saya sendiri tidak terlepas dari niat berazam tersebut.

Bandar Kuching agak meriah malam ini. Maklumlah, esokkan Krismas. Penduduk Sarawak yang majoritinya berbangsa Iban beragama Kristian telah pun membuat persiapan awal untuk menyambut perayaan ini. Lagu Krismas dah berkumandang di shopping complex seluruh Kuching, tidak ketinggalan The Spring dan Boulevard. Saya sendiri pun dah hafal lagu Krismas dek kerana tiap-tiap hari dengar lagu yang sama. Mana tidaknya, kat lobi ofis saya pun pasang lagu Krismas. Sementara menunggu lif, nak tak nak kena dengar jugak lagu alah tu.

Setahun berlalu kadang-kadang tidak terasa. Apabila dikenang kembali dan melihat ke belakang, kita akan dapati bahawa mungkin kita telah menjalankan tugasan dan tanggungjawab dengan baik sepanjang tahun tersebut. Jika benar, alhamdulillah. Namun jika kita menyedari bahawa kita telah mensia-siakan nikmat umur dan masa yang Allah anugerahkan kepada kita, nescaya kita akan tertunduk sambil menggelengkan kepala. Kita akan merasakan betapa ruginya kita nikmat masa yang Allah berikan kepada kita. Saya sendiri tidak terkecuali merasakan perasaan ini.

Pergi kerja, balik kerja adalah rutin harian saya. Hujung minggu ada mesyuarat dengan Ikram. Kalau tidak pun ada pengisian program untuk ahli jemaah. Kehidupan saya pada ketika ini agak berbeza dengan orang lain. Atas beberapa sebab, saya terpaksa berjauhan dengan anak dan isteri tercinta atas faktor pekerjaan. Kadang-kadang saya merasakan diri saya berbeza dengan orang lain kerana di kala orang lain berseronok dan bersiar-siar dengan anak isteri di pusat membeli belah atau berkelah di hujung minggu, saya pula hanya duduk di rumah. Kadang-kadang saya online, adakalanya juga saya membaca buku. Kalau bosan sangat saya akan menziarahi saudara-mara di kampung Stapok.

Adakalanya saya akan bersiar-siar seorang diri. Pergi ke kedai buku sambil meninjau-ninjau buku baru, atau ke shopping kompleks untuk membeli pakaian. Kadang-kadang saya duduk makan dan minum seorang diri, sambil memerhatikan gelagat orang di jalanan. Terasa juga sunyi di hati sebab anak isteri tiada di sisi. Alangkah indahnya anak dan isteri ada bersama ketika bersiar-siar di bandar. Walaupun demikian, hati saya kembali tenang dan syukur ketika mengingatkan bahawa ibu dan ayah saya, serta adik beradik saya sentiasa ada bersama saya. Mereka inilah tempat saya bersembang dan bertukar pendapat, sekaligus menghilangkan kesunyian di hati.

Kuching adalah sebuah bandar yang sibuk dan padat. Kemunculan bangunan-bangunan baru merancakkan lagi kegiatan ekonomi di bumi bertuah ini. Kuching bukanlah 'hutan' seperti yang disangka oleh sesetengah orang yang tidak mengenali tempat ini. Ia adalah sebuah tempat yang maju dan makmur setanding dengan Kuala Lumpur. Orang ramai dari luar ramai yang berpindah ke Kuching untuk mencari peluang dan membina  kehidupan. Pelbagai bangsa, agama dan lapisan masyarakat yang ada di Kuching ini aman dan bersatu padu. Walaupun sedemikan sesak dan padat, Kuching tetap sebuah bandar yang indah, terutama sekali di waktu malam. Saya sangat suka bersiar di bandar Kuching pada waktu malam. Keindahannya memukau penglihatan dan mendamaikan hati, sekaligus menenteramkan resah di jiwa. Kadang kenangan lama tergamit sama dalam fikiran. Bermula dari kisah di sekolah, aktif dalam usrah di Hikmah, sekaligus melanjutkan pelajaran di peringkat Diploma ketika di Politeknik sehinggalah masuk ke alam pekerjaan. Semua itu memori indah yang terpahat kukuh dalam fikiran saya.

Saya sangat bersyukur kepada Allah atas nikmat hidup yang diberi. Semoga Allah mengekalkan nikmat ini kepada saya dan anda semua. Amin.