Rabu, 16 Julai 2014

Ramadhan di perantauan...

Assalamualaikum,

Tahun ini merupakan pertama kalinya saya berpuasa sebagai perantau di tempat orang, Sibu. Walaupun Sibu masih dalam negeri Sarawak, saya berpendapat berpuasa di tempat sendiri lebih menyeronokkan.

Di Sibu tak ramai orang Melayu, majoritinya Cina. Maka suasananya tidaklah semeriah di Kuching. Tapi itu tidaklah membuatkan saya sedih sangat. Saya menganggap bahawa ini pengalaman baru yang akan menghiasi KitabKehidupan saya. Sekurang-kurangnya ada juga pengalaman yang akan diceritakan kepada anak cucu nanti insya Allah.

Berpuasa dengan rakan serumah sewa, memang menyeronokkan. Kami punya pilihan untuk 'bersungkei', samada :-

1) Masak sendiri di rumah

2) Beli di bazaar Ramadhan

3) Berbuka di surau

Usai berbuka dan solat Maghrib, kami akan ke surau Al Firdaus Jalan Apollo untuk Isyak berjemaah dan teraweh. Ramai juga orang Melayu di kawasan ini. Pada hari biasa jemaah tak ramai. Bila Ramadhan hampir penuh surau dengan jemaah dari taman ini. Siang Ramadhan di Sibu rasanya tiada apa yang special. Hanya saja kami di pejabat SPNB dapat mendengar lagu raya berkumandang di pasaraya Giant yang terletak bersebelahan dengan pejabat kami.

Sayu pulak mendengarnya...

Wallahu 'alam

Selasa, 22 April 2014

Pening sembuh dengan berkat Al-Quran...

Assalamualaikum, Sejuta maaf kepada semua pengunjung blog ini kerana sudah terlalu lama tidak update cerita. Kisah yang nak dikongsi memang banyak, tetapi kerana hambatan masa, dan beberapa perkara dan tugasan yang banyak menyebabkan saya tidak dapat nak menulis dan berceloteh dalam blog ini. Saya sendiri pada ketika ini sudah tidak berada di Kuching lagi. SPNB telah membuka cawangan baru di Sibu, maka saya mendapat arahan untuk melapor diri dan menjaga pejabat Sibu bagi memantau projek RMR di kawasan Sarawak Tengah.

Suasana baru, pejabat baru tetapi tugasan masih sama. Perasaan bercampur-campur, teruja dan bosan. Bermula dengan memindah barang peribadi, barang pejabat, mencari rumah sewa sampailah mengenalpasti lokasi suaru masjid dan tempat makan halal (di Sibu agak sukar mencari tempat makanan halal). Aktiviti di Sibu juga agak berkurangan kerana saya banyak menghabiskan masa di surau Al-Firdaus Jalan Apollo, tidak jauh dari rumah sewa saya. Setelah 3 bulan di Sibu, saya sudah biasa dengan suasana di sini walaupun masih belum hafal jalan raya di sini. Di Sibu ini juga saya belajar berdikari kembali kerana terpaksa membasuh baju sendiri, masak sendiri dan lain-lain. Untuk pengetahuan pembaca semua, majoriti masyarakat di Sibu ialah orang Cina dan diikuti oleh bangsa Iban. Kebanyakan mereka adalah peniaga dan bekerja sendiri. Orang Melayu dan Melanau juga ada di Sibu namun dalam bilangan yang tidak ramai.

Di Sibu ini juga saya jarang merawat kerana saya lebih gemar mendiamkan diri daripada mengiklankannya dengan orang lain. Tambahan pula saya masih ingat pesan Tuan Guru Haron Din agar jangan menunjuk diri jika pandai merawat. Cukuplah hanya jika ada orang berhajat barulah kita menolong.

Walaupun demikian, sahabat baik saya Jalot telah memperkenalkan saya dengan rakan sekerjanya untuk dirawat disebabkan oleh gangguan sihir. Lokasi rumah pesakit terletak di pinggir bandar Sibu dan kampung tersebut agak sunyi dan terpencil. Pada sesi pertama rawatan si pesakit mengeluhkan beberapa anggota badannya sakit tanpa sebab dan doktor telah mengesahkan bahawa si pesakit sihat. Selain itu pesakit juga kerap mengalami mimpi seram dan sebagainya. Sebaik rawatan bermula, saya hanya menggunakan kaedah bacaan ruqyah diiringi dengan tepukan pada belakang badan pesakit. Hasilnya si pesakit muntah dengan banyaknya dengan mengeluarkan cecair berwarna hitam. Saya membekalkan pesakit dengan mandian limau dan air penawar. Rawatan susulan akan dilakukan kemudian.

Pening kepala..

Semasa saya balik ke Kuching minggu lepas, hampir setiap hari saya tak duduk lekat di rumah. Banyak aktiviti luar yang perlu diselesaikan seperti mesyauarat Bestway, kuliah Darussyifa, kenduri dan lain-lain. Kesannya, saya berasa amat letih dan kurang tidur. Kepala pening, tengkuk tegang dan badan letih. Akibatnya, saya susah nak tidur malam. Saya kurang gemar makan Panadol kalau pening kepala. Kalau pening selalunya saya akan minum air putih banyak dan tidur. Namun kali ini saya nak tidur pun susah kerana menahan sakit. Akhirnya, saya menggunakan kaedah sperti yang diajar oleh ust Awang Ariffin supaya minum dan menyapu kepala dengan air bacaan Yasin.

Di rumah saya memang ada stok air penawar yang dibacakan Yasin semasa majlis zikir setiap Sabtu malam. Saya ambil air tersebut, membaca Fatihah, Selawat Syifa dan doa penyejuk. Hembus dan minum dengan niat kesembuhan. Kemudian saya basahkan seluruh kepala dan tengkuk dengan air tersebut sambil berdoa untuk kesembuhan. Ajaibnya, seperti kunyit dengan kapur, sebaik saya melabuhkan kepala yang basah tersebut di atas bantal, dalam hitungan minit saya terus tertidur. Bangun pada pagi esoknya, kepala terasa ringan dan badan pun segar. Subhanallah! Demikianlah mukjiat Al-Quran. Janganlah ragu dan was-was. Apa yang penting ialah yakin dan tawakkal kepada Allah.

Insya Allah, keajaiban boleh berlaku.

Wallahu 'alam...

Jumaat, 3 Januari 2014

Kisah Unik Ustadz Abdullah (Mu’alaf dari Timor Timur) Menggagalkan Acara Paranormal

Kisah yang juga unik di ambon tentang melawan sihir juga, kisah ini beberapa tahun lalu diceritakan Ustadz Abdullah (pengajar Ponpres Ihya As-sunnah Degolan Yogyakarta pinpinan Ustadz ja’far Umar Thalib) pada saya. ketika beliau masih berada di ambon beliau melihat ada selebaran acara pengobatan gratis + pengisian ilmu kanuragan dari rombongan paranormal yang berasal dari jawa dalam beberapa hari kedepan.
Ustadz Abdullah berfikir keras bagaimana caranya untuk menggagalkan acara perdukunan tersebut sebab sudah tidak bisa dida’wahi lagi.

Maka pada malam harinya beliau mengambil air dicampur garam yang ditaruh dalam sember air lalu beliau membacakan ayat-ayat ruqyah. setelah itu beliau mengitari lokasi yang akan diadalan acara perdukunan tersebut sembari membacakan ayat-ayat ruqyah dan memercikkan air ruqyah mengitari lokasi tersebut dengan niat untuk mengusir jin-jin yang akan dibawa para paranormal tersebut untuk acara pengobatan dan pengisian ilmu kanuragan. Keesokan harinya ketika para paranormal tersebut berada dalam lokasi acara, tidak beberapa lama pada bertumbangan dan ada yang muntah darah, walhasil acara bubar, menurut penuturan dukun tersebut ada orang sakti yang menghilangkan ilmu ghoib mereka dan membuat mereka semaput semua.
Alhamdulillah acara kemusyrikan batal dilaksanakan dengan karomah yang didapat ustadz Abdullah dari Allah Ta’ala.
Ibroh yang didapat :
Ustadz Abdullah tidak punya ilmu hizib, tidak pernah berpuasa mutih, pati geni, merapal hizib ribuan kali, tidak meminta bantuan khadam jin………. yang dibaca murni ayat suci AlQu’an dan Doa Rasulullah dan ternyata Ustadz Abullah mendapatkan karomah dari Allah hingga bisa menggagalkan acara musyrik yang diadakan rombongan paranormal tersebut :) 

Sabtu, 7 September 2013

Kanker Sembuh Karena Rutin dengar Ayat Al-Qur'an

Seorang penderita kanker parah, tergolek tak berdaya di sebuah rumah sakit di Lebanon Selatan. Salah seorang anggota keluarganya yang sudah tampak pasrah dan putus asa, setiap hari datang, dan membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan lagu yang menyentuh hati. Hal itu dilakukannya terus setiap hari, dan tanpa disadarinya telah berlangsung tiga bulan.

Dokter pun terpana. Menurut perhitungannya,­ pasiennya itu tak akan mampu bertahan lebih dari sebulan. Saat itu sudah hampir lewat tiga bulan, dan anehnya, kondisi pasien kanker itu bukannya semakin memburuk, justru menunjukkan kemajuan yang sangat luar biasa.

Ada apa? Dokter itu pun lalu teringat akan sosok Alfred Tomatis, seorang dokter warga negara Prancis, yang membuat eksperimen selama lima puluh tahun mengenai indera manusia. Alfred membuat kesimpulan bahwa indera pendengaran, merupakan indera yang paling penting. Ia menemukan bahwa pendengaran mengontrol seluruh tubuh, mengatur operasi-operasi­ vital, keseimbangan, dan koordinasi gerakan-gerakan­nya. Ia juga menemukan bahwa telinga mengontrol sistem syaraf.

Selama eksperimennya, ia menemukan bahwa syaraf pendengaran terhubung dengan seluruh otot tubuh, dan ini adalah alasan mengapa keseimbangan dan fleksibilitas tubuh, serta indera penglihatan itu terpengaruh oleh suara. Telinga bagian dalam terhubung dengan seluruh organ tubuh, seperti jantung, paru-paru, hati, perut, dan usus. Hal ini menjelaskan mengapa frekuensi-freku­ensi suara itu memengaruhi seluruh tubuh.

Dokter ahli kanker di rumah sakit di Beirut itu pun, akhirnya mengambil kesimpulan, bahwa rupanya, bacaan Al-Quran memiliki efek luar biasa terhadap sel-sel dan dapat mengembalikan keseimbangan. Otak merupakan organ yang mengontrol tubuh, dan darinya muncul perintah untuk relaksasi organ-organ tubuh, khususnya sistem kekebalan tubuh.

Dan, sejak itulah, selain upaya medis yang ia lakukan, dokter itu juga menambah terapinya dengan terapi suara, lewat pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an, untuk penyembuhan pasien-pasienny­a.

Peneliti ini menyatakan, "Suara manusia memiliki nada spiritual khusus yang membuatnya menjadi sarana pengobatan yang paling kuat." Para peneliti kemudian menemukan bahwa beberapa suara dapat menghancurkan sel-sel kanker, dan pada waktu yang sama dapat mengaktifkan sel-sel yang sehat.

“Sel kanker hancur hanya dengan frekuensi-freku­ensi suara. Itulah mengapa bacaan Al-Qur’an memiliki pengaruh besar terhadap kanker yang paling berbahaya dan akut sekalipun!” jelas Fabien, seorang peneliti yang juga musisi.

Tetapi, apakah pengaruh ini hanya terbatas pada sel-sel? Jelas bahwa suara dapat memengaruhi segala sesuatu di sekitar kita. Inilah yang dibuktikan Masaru Emoto, ilmuwan Jepang, dalam eksperimennya terhadap air. Ia menemukan bahwa medan elektromagnetik­ pada molekul-molekul­ air itu sangat terpengaruh oleh suara, dan ada suara-suara tertentu yang mempengaruhi molekul dan membuatnya lebih teratur.

Apabila kita mengingat bahwa 70% tubuh manusia itu adalah air, maka suara yang didengar manusia itu memengaruhi keteraturan molekul-molekul­ air pada sel-sel tubuh, dan juga memengaruhi molekul-molekul­ itu bergetar, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya.

Para peneliti lain mengonfirmasi bahwa suara manusia dapat mengobati banyak macam penyakit termasuk kanker. Para terapis juga menyetujui bahwa ada suara-suara tertentu yang lebih efektif dan memiliki kekuatan penyembuh, khususnya dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bentuk molekul air berubah ketika dihadapkan pada suara. Jadi, suara itu berpengaruh sangat besar terhadap air yang kita minum. Apabila Anda membacakan Al-Qur’an pada air, maka karakteristikny­a akan berubah, dan air itu akan mentransfer efek-efek Al-Qur’an itu kepada setiap sel dalam tubuh, sehingga mengakibatkanny­a sembuh. 

Bacaan Al-Qur’an 
Bagaimana bacaan Al-Qur’an itu bisa mengobati kanker? Virus dan kuman ternyata bergetar dan sangat terpengaruh oleh vibrasi suara, khususnya nada-nada khas yang keluar dari suara bacaan Al-Qur’an. “Nada-nada yang keluar dari bacaan Al-Qur’an dapat menghentikan perkembangbiaka­n virus dan kuman dalam tubuh kita, dan dalam waktu bersamaan justru meningkatkan aktivitas sel-sel sehat, dan membangkitkan program kekebalan tubuh yang terkacaukan, agar siap bertempur melawan virus dan kuman,” jelas Fabien.

Menurutnya, nada-nada yang keluar dari bacaan Al-Qur’an itu terdiri dari sekumpulan frekuensi yang sampai ke telinga, lalu bergerak ke sel-sel otak, dan memengaruhinya melalui medan elektronik, lalu frekuensi-freku­ensi tersebut mengaktifkan sel-sel.

Sel-sel akan merespon medan itu dan memodifikasi vibrasi-vibrasi­nya. Perubahan pada vibrasi inilah yang kita rasakan dan pahami sesudah mengalami dan mengulangi. Ini merupakan sistem alamiah. Ini merupakan sistem keseimbangan yang natural. Bahkan Profesor Masaru Emoto, meyakinkan, bahwa efek penyembuhan melalui terapi suara, jauh lebih dahsyat dari pengobatan herbal dan terapi alamiah lainnya.

Nabi SAW membaca Ta’awudz ratusan kali setiap hari. Beliau memohon kepada Allah untuk melindunginya dari berbagai hal buruk, termasuk penyakit. Kita juga sangat dianjurkan untuk membaca surat Al-Falaq dan An-Nas setiap hari. Semoga Allah menjadikan Al-Qur’an sebagai obat bagi kita dari setiap penyakit, lahir dan batin.

Sumber : http://asalasah.blogspot.com/2013/04/kanker-sembuh-karena-rutin-dengar-ayat.html

Selasa, 14 Mei 2013

Amalan baca al-Quran bantu rawat masalah emosi

Kitab suci mukjizat teragung perkukuh kekuatan dalaman, berikan ketenangan jiwa KEHIDUPAN di dunia ini sentiasa silih berganti antara kebahagiaan dan penderitaan.

Ketika ditimpa kesusahan, jiwa menjadi gelisah dan murung kerana memikirkan permasalahan dihadapi. Kata Ibnu Mas’ud, bagi setiap kegembiraan ada kesedihan dan tidak ada satu tempat pun yang dipenuhi kesenangan kecuali tempat itu juga diisi oleh kesedihan. Biasanya kita akan berehat atau melakukan sesuatu aktiviti bagi mengatasi masalah emosi. Sebenarnya ubat paling mujarab ialah membaca al-Quran, iaitu amalan yang semakin ditinggalkan kecuali apabila tiba Ramadan.

Selain mendapat pahala, membaca al-Quran adalah mukjizat agung dalam membaik pulih kegelisahan jiwa dan mengatasi kemurungan hidup. Allah berfirman bermaksud: “Dan Kami turunkan dengan beransur-ansur dari al-Quran ayat suci yang menjadi ubat penawar dan rahmat bagi orang yang beriman kepadanya.” (Surah al-Israa’: 82). Firman Allah lagi bermaksud: “Wahai manusia, telah datang kepada kamu al-Quran yang menjadi pengajaran daripada Tuhanmu dan penyembuhan bagi penyakit yang ada dalam dadamu (jiwa) dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (Surah Yunus: 57). Membaca al-Quran selain satu ibadat, juga boleh menjadi ubat atau terapi mengubati jiwa yang gelisah, gundah atau ketika fikiran berserabut.

Diriwayatkan, ada seorang lelaki datang menemui Abdullah bin Mas’ud untuk meminta nasihatnya kerana lelaki itu sedang berserabut dan jiwanya resah gelisah. Abdullah kemudian menasihatkan lelaki itu: “Pergilah kamu ke tempat orang yang membaca al-Quran dan mendengar baik-baik orang membacanya. Kamu juga boleh membacanya sendiri.” Selepas itu, lelaki berkenaan pulang dan mengamalkan pembacaan al-Quran seperti dinasihatkan Abdullah bin Mas’ud. Lelaki itu berasa jiwanya cukup tenang dan amat tenteram. Fikirannya tidak lagi berserabut memikirkan masalah dunia.

Sebenarnya bukan lelaki itu saja membaca al-Quran berasa tenang dan aman, tetapi semua orang yang membacanya dengan hati khusyuk ditambah pula memahami akan maknanya akan mampu merasai kemanisan iman. Begitulah hebatnya mukjizat al-Quran. Membaca al-Quran adalah satu cara mengingati Allah. Orang yang sentiasa mengingati Allah dalam apa situasi sudah pasti jiwa berada dalam keamanan dan tenteram. Firman Allah bermaksud: “Orang yang beriman itu akan menjadi tenteram hati mereka. Ingatlah dengan mengingati Allah itu hati akan menjadi tenteram.” (Surah Ar-Ra’d: 28).

Oleh itu, jadikan membaca al-Quran sebagai gaya hidup dan jangan membacanya tatkala ditimpa masalah saja. Kesungguhan membaca al-Quran akan memantapkan rohani dan menjernihkan hati. Ingatlah Allah pada waktu lapang, tentu Allah akan ingat dan bantu kita ketika susah. Allah membekalkan mukjizat teragung al-Quran sebagai rahmat dan mereka yang membaca atau mendengar bacaan ayat suci itu akan diberikan Allah kekuatan dalaman.

Amalan membaca al-Quran diakui metodologi sempurna dalam mengubat penyakit jiwa atau psikoterapi. Segala gangguan jiwa seperti kemurungan, fikiran berserabut dan cepat panik dapat diatasi dengan membaca al-Quran. Lebih lama kita membacanya, jiwa menjadi semakin aman tenteram. Inilah rahmat kurniaan Allah.

Antara bacaan ayat al-Quran yang dijadikan sebagai penyembuh jiwa ialah surah Yasin. Syeikh Mohd Alawi Al-Malik mengatakan, surah Yasin banyak kelebihannya kerana menurut Rasulullah, surah Yasin adalah hati al-Quran. Sahabat Rasulullah, Abu Hurairah ada berpesan: “Sesungguhnya akan lapanglah penghuni rumah yang dibaca di dalamnya al-Quran dan akan banyaklah kebajikan dalam rumah itu dan akan datanglah para malaikat ke rumah itu dan akan keluarlah syaitan daripadanya. Sebaliknya, rumah yang tidak dibaca di dalamnya al-Quran, akan mendatangkan kesempitan kepada penghuninya. Di samping itu, kebajikan akan berkurangan, para malaikat akan keluar dan syaitan akan memasuki rumah itu.”

Membina kehidupan bahagia menjadi impian semua. Justeru, satu cara terbaik memantap jiwa dan hati menghadapi masalah hidup ialah dengan memperbanyakkan bacaan al-Quran Oleh Mohd Rizal Azman Rifin Sumber: http://epondok.wordpress.com/

Isnin, 13 Mei 2013

Terapi Penyakit dengan Ayat Suci Alquran Serta Kekuasaan ALLAH SWT


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …Banyak Kandungan Isi dari ayat Al Qur’an yang mengisyaratkan tentang pengobatan karena Al Qur’an itu sendiri diturunkan sebagai penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang mukmin .
QS. Al Isra (17) : 82 :” Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min”.
Menurut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al Qur’an yaitu ” Asy S yifa ‘ ” yang artinya secara Terminologi adalah Obat Penyembuh.
QS. Yunus (10) : 57 : ” Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”.
Di samping Al Qur’an mengisyaratkan tentang pengobatan juga menceritakan tentang keindahan alam semesta yang dapat kita jadikan sebagai sumber dari pembuat obat-obatan.
QS. An-Nahl (16) : 11 : ” Dia menumbuhkan tanaman-tanaman untuk mu, seperti zaitun, korma, anggur dan buah-buahan lain selengkapnya, sesungguhnya pada hal-hal yang demikian terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan”.
QS. An-Nahl (16) : 69 : ” Dan makanlah oleh kamu bermacam-macam sari buah-buahan, serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan tuhanmu dengan lancar. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya dijadikan sebagai obat untuk manusia Di alamnya terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan”.
( Q.S. An-Nisaa : 48 )”Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari ( syirik ) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
( QS. 22 : 38 )” Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang Berkhianat dan Tidak Berterima Kasih “.
Penyembuhan Dengan Mengaktifkan Energi / Gelombang Illahiah:
Membaca Surat Al Fatihah
Selalu Memohon petunjuk kepada Allah SWT, Masalah Penyakit yang diderita pasien dan cara mengobatinya.
Kemudian mohon agar diberi (oleh Allah) energi penyembuhan Nur Syifa’, untuk Penyembuhan serta memohon perlindungan-NYA.
Energi Illahiah ditujukan ke tubuh pasien dengan menyentuh punggung ataupun tempat yang sakit dengan memohon pada Allah agar si pasien pulih dari penderitaatn dan di angkat segala penyakitnya.
Selanjutnya membaca surat al Ikhlas sebanyak 3 kali, al Falaq 1 kali, an Naas 1 kali, ayat Qursy 1kali, dan mengaktifkan energi Ilahiyah dalam diri si pasien.
Pasien diminta untuk Ikut berdoa dan memohon kesembuhan dirinya.
Dengan bangkitnya energi Ilahiyah yang tersembunyi di diri pasien, dengan terasanya getaran anggota tubuh pasien, maka pasien diminta untuk menyebarkan energi tersembunyi tersebut keseluruh tubuhnya guna mengusir penyakit dan rasa sakit yang diderita. Proses penyembuhan bertambah cepat dengan aktifnya energi tersembunyi pada diri si pasien.
Surat al Waqi’ah dibaca dengan permohonan agar Allah menurunkan rahmat dan hidayah-NYA, mengangkat semua penyakit dari tubuh pasien.
.
Visualisasi Pada Peredaran darah lebih di perlancar,
Pasien dituntun dengan arah sugesti untuk ikut serta mempercepat proses kesembuhan, perubahan program dalam sel-sel dan peredaran darah di tubuh pasien agar di Visualisasi untuk Pulih dan Sembuh seprti Layaknya Manusia Sehat Wal afiat.
Berharap Pasien Untuk Menghirup Napas Panjang tapi pelan dengan tujuan memenuhi suplai oksigen pada Paru-paru dan Jantung Memompa peredaran darah ke organ tubuh yang lemah serta rasa sakit yang dirasakan, agar fungsi organ tersebut normal dan pulih kembali seperti semula
Dengan memaksimalkan suplai oksigen, maka organ tubuh pulih dengan cepat, pasien langsung merasakan tubuh terasa segar dan bertambah kuat. Hipertensi turun dengan cepat menjadi normal, Ginjal dengan cepat recovery - membaik, menyaring darah, membuang penyakit dan membuang kelebihan gula dalam darah, dll.
Bagi yang menderita diabetes, kadar gula dalam darah dengan cepat menurun hingga normal setelah beberapa kali terapi.
Dengan jantung yang kuat, maka sumbatan-sumbatan dan penyempitan dalam peredaran darah terbuka alami dan lancar, otomatis asam urat akan ikut ternetralisir oleh energy Ilahiah., proses bio energy dalam tubuh akan berlangsung sempurna, sehingga penyakit rematik secara berangsur-angsur lenyap.
Pengapuran ditulang berguguran , lenyap dan kembali normal. Visualisasi Pembuangan racun / radikal bebas keluar
Segala macam penyebab penyakit akan musnah dengan aktifnya energy Ilahiah Ini.
Seperti Kuman, Bakteri , Virus , Amoeba dan radikal bebas yang tidak terdeteksi oleh Medis.
Dengan Memberi Perintah Pasien agar mem-Visualisasi / Sugesti , untuk meningkatkan
Imunitas di Tubuh Meningkat Perlahan hingga Merasa Pulih /terbebas dari Penyakit.
Dengan terus membaca surat al Fatihah, proses dilanjutkan, otot-otot dan urat-urat di seluruh tubuh di aktifkan agar menjadi kuat, syaraf-syaraf motorik dipacu agar lebih aktif, sumsum tulang belakang fungsi kerjanya di maksimalkan, neuron dalam otak di aktifkan, ditingkatkan kecepatannya, sehingga ingatan membaik, yang tadinya terlupa menjadi teringat kembali, dengan meningkatnya unjuk kerja otak maka timbul semangat dan vitalitas baru.
Berbagai fungsi di dalam tubuh di perbaiki hingga berbagai symptom penyakit lenyap dan tubuh menjadi lebih enak. Dengan tubuh yang sehat, maka akan timbul rasa bahagia karena bangun dipagi hari tanpa rasa sakit yang menganggu, aktivitas rutin terasa lebih menyenangkan dan hari-hari terasa menjadi begitu indah.
Terapi ditutup dengan berdoa, mensyukuri bahwa telah diberi jalan menuju kesembuhan, dan harapan baru dimasa yang akan datang yang penuh Rahmat dan Hidayah Allah.
Al-hamdulillah hirrobbil Alamin……. 3x.
Allah itu Maha Menyaksikan setiap kejadian dan kehidupan Manusia, termasuk segala kesulitan yang dihadapi hamba-NYA. Dan DIA selalu berkenan membantu siapa saja yang meminta bantuannya. Allah berada dalam diri orang2 yang beriman. Allah dekat lebih dekat dari urat nadi di leher. Allah selalu mengabulkan doa2 orang2 yang Taqwa.
Yaa Allah ampuni Kami atas segala dosa2, kesalahan dan kekhilapan Kami, karena ENGKAU menjanjikan ampunan kepada seluruh pendosa, oleh karena itu Kami berani mengajukan permohonan ampunan dan maaf. Yaa Allah tolong jangan ENGKAU kecewakan Kami yang penuh harap memohon keridhoan-MU
Perintah Konsultasi kepada Ahlinya :
Adalah metode untuk meningkatkan ke-imanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Wahai orang-orang yang ber-iman, ber-taqwalah kepada Allah dan carilah jalan untuk mendekat kepadaNya “. (QS. Al-Maidah:35).
” Maka bertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai keahlian jika kamu tidak mengetahui “. ( QS. An-Nahl: 43 )
” Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya ( profesinya ) “. ( QS. Al Isra : 84 )
Nabi Saw bersabda: ” Obat segala kesulitan adalah bertanya ( konsultasi ) “.
Perlunya Ikhtiar Menanggulangi Penyakit :
Berbagai penyakit mendera, mulai dari flu, pilek, sakit kepala, maag, asma, darah tinggi, diabetes, sakit jantung, tumor, kista, myoma, kanker hingga gagal ginjal. Telah dilakukan pengobatan ke berbagai tempat pengobatan, kadang berhasil kadang gagal sehingga menyebabkan penderitaan berkepanjangan.
Memperoleh informasi penyakit yang terpercaya, tempat pengobatan yang efektif, serta melenyapkan ketegangan, stress dan depresi agar kembali bergairah menjalani kehidupan,pola hidup sehat, tenang, tenteram dan sejahtera.
” Menggunakan Pemahaman Ayat dan Firman pada Al-Qur’an “
( QS. 10 : 57 ) ” Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman “.
“ HIDUP MANUSIA TAK AKAN LEPAS DARI BERBAGAI UJIAN DAN COBAAN DARI ALLAH SWT“
“ JAGALAH KESEHATAN INI , KARENA SEHAT ITU MAHAL NILAINYA..”
Barakallahufikum ….
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …
~ o ~

Jumaat, 3 Mei 2013

Manfaat Membaca Al-Quran Untuk Kesihatan Rohani Dan Jasmani


“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alqur’an dan mengajarkannya.”
(HR Bukhori)
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah (masjid) Allah, mereka membaca Alqur’an dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketentraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat menaungi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka pada makhluk yang ada di sisi-Nya”.
(HR. Muslim)
Syaikh Ibrahim bin Ismail dalam karyanya Ta’lim al Muta’alim halaman 41, sebuah kitab yang mengupas tata krama mencari ilmu berkata,

“Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya:
1. menyedikitkan makan,
2.membiasakan melaksanakan ibadah salat malam
3.membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf”.
Selanjutnya ia berkata, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alqur’an”.
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat,
berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya.
Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda.
Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya.
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston.
Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.
Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an.
Alquran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi.
Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Alquran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Islamic News: Hasil riset Universitas Al Azhar
bahwa membaca Al Qur'an dapat meningkatkan kinerja otak & mempertajam ingatan sampai dengan 80% karena ada 3 aktivitas yang baik bagi otak yaitu melihat, mendengar & membaca. waktu yang bagus untuk membaca Al Qur'an adalah setelah shalat terutama shubuh & maghrib. pada kedua waktu tersebut, otak dalam keadaan refresh karena pergantian waktu dari terang ke gelap & dari gelap ke terang

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”
(Q.S.Al ‘Araf/ 7: 204).
Atau juga, “Dan Kami telah menurunkan dari Alquran, suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”
(Q.S.17:82).
Atau, “Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram”
(QS. Ar Ra’d/13: 28)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Islam dari segi Ajaran, Ibadah, Larangan, Perintah, Kitab Suci Al-Qur'an dan yang lainnya bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. 4 An-Nisaa':82)

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”(Qs.3 Ali Imran:85.)


MASIHKAH KITA MALAS MEMBACA AL QUR'AN SETELAH TAHU BANYAK SEKALI MANFAATNYA?